Jakarta 23
Oktober 2015 – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat berpengaruh bagi kenaikan harga buah dipasaran.
Walaupun kenaikan dolar berpengaruh terhadap
harga jual buah dipasaran, para penjual harus mempunyai strategi agar mereka tetap
dapat menjual barang dagangannya tanpa mengalami
kerugian.
Dampak dari
kenaikan dolar yang membuat harga buah menjadi naik. “kenaikan dolar sangat
berpengaruh kepada harga buah dipasar yaitu salah satunya buah mangga, karena biasanya
buah mangga dari pasar induknya yaitu pasar Kramatjati dijual sebesar 10ribu/1
kg, dan dijual kembali sebesar 13ribu/1kg, tetapi ketika harga dolar naik, buah
mangga dari induknya dijual sebesar 13ribu/1kg
dan dijual kembali sebesar 15ribu/1kg” ujar Sri (45thn) penjual buah di pasar
Minggu, Jumat(23/10).
“ketika harga
dipasaran naik, maka dijual dengan menaikkan harga sebesar 2ribu agar mendapat
keuntungan setiap kg nya” ujar Sulastri (35thn) penjual buah di pasar Minggu,
Jumat (23/10). Jika pasar sedang ramai pembeli keuntungan yang didapat oleh ibu
Sri kurang lebih 600ribu/hari, tetapi jika sebaliknya jika pasar sedang sepi
pembeli maka ibu Sri hanya mendapatkan keuntungan sebesar 200ribu/harinya.
Faktor dari
sepinya pembeli diakibatkan karena kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
“bagi sebagian para pedagang buah di pasar Minggu tidak terlalu berpengaruh
terhadap naiknya dolar karena jika dolar naik para pedagang buah dapat
menaikkan harga beli buah yang dijualnya” ujar Sri (45thn) penjual buah di
pasar Minggu, Jumat (23/10)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar